Kasus HIV/AIDS di Kota Jayapura Tembus 1.200 Orang
Dinas Kesehatan Kota Jayapura melaporkan jumlah kasus HIV/AIDS di wilayah tersebut telah mencapai 1.200 kasus, terdiri dari warga ber-KTP Kota Jayapura maupun pendatang yang terdeteksi melalui kegiatan skrining lapangan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, M.M., menyebut Kota Jayapura masih menempati posisi tertinggi kasus HIV/AIDS di Papua pada 2025. Tingginya angka tersebut dipengaruhi jumlah penduduk yang besar, mobilitas masyarakat yang tinggi, serta proses penyortiran data untuk menghindari nama ganda dalam aplikasi SIHA.
Ia menegaskan perlunya kolaborasi seluruh pihak untuk menekan penyebaran HIV/AIDS. Skrining dinilai berperan penting untuk mendeteksi kasus lebih awal sehingga pasien dapat segera mendapatkan pengobatan ARV.
Dalam peringatan Hari AIDS Sedunia 2025, Pemprov Papua turut mencanangkan sembilan program strategis Tri Zero 2030, yang mencakup penghapusan stigma terhadap ODHIV, peningkatan promosi HIV/AIDS, serta penguatan pasokan dan rantai logistik.
Dinkes Kota Jayapura juga akan memperkuat pemantauan perkembangan kasus dan melantik relawan dari beberapa kabupaten dan satu kota di Papua untuk mendukung penanganan HIV/AIDS di daerah tersebut. (Dikutip dari Nokenlive)